News Update :
awasenak. Diberdayakan oleh Blogger.

kabar burung

MEMELIHARA PENTET SANGAT MENYENANGKAN

Minggu, 10 Juni 2012

Extra Fooding
Untuk kepentingan lomba, maupun meningkatkan performa burung kicauan, pemberian Extra Food diperlukan, untuk memenuhi kebutuhan protein peliharaan, Untuk Extra Food yang dapat dipakai
hari 1, pagi 2 ekor jangkrik +2 UH,sorenya 2 ekor jangkrik..
hari 2, satu sendok makan kroto,sorenya 2 ekor jangkrik
hari 3. 2ekor jangkrik tanpa UH ,dan sorenya 2 ekor jangkrik,
hari 4, jangan dikasih ekstrafooding,utk mengurangi kelebihan yg ada di tubuhnya..
hari 5,kembali pada hari 1,oh ya setiap hari jam jemurnya ditambah 5 menit
bila dalam suatu hari frekuensi bunyinya bertambah maka kita dapat menaikan jumlah jangkriknya menjadi 3...dan naikan terus bila ada progresnya...sampai burung tsb sudah dapat berkicau selama 30 menit s/d 1 jam...dan sehari bisa 5-8 kali frekuensinya.maka jumlah jangkriknya jgn ditambah atau dikurangi pada jumlah terakhir..berarti dosis ekstrafoodingnya sudah "ketemu"..

Note : untuk menaikan porsi jangkrik,ada baiknya anda memakai deadline mis 2 minggu atau sebulan...karena utk menemukan dosis yg pas harus pelan2 dan sabar agar tidak over

Tujuan dan Fungsi Penggunaan Kerodong bagi pentet:
Untuk pentet muda gunakan krodong dengan warna lembut atau putih.Secara psikologis, burung muda masih takut menghadapi perubahan lingkungan secara drastis.Satu hal yang mungkin sering terlupakan dengan krodong warna putih semakin mudah mengontrol kebersihannya.Bila dirasakan burung telah bisa beradaptas, baru boleh menggantinya dengan warna lebih gelap. Konon suasana gelap mebuat kondisi seperti malam hari, sehingga burung bisa bersitirahat dengan tenang.
Selain itu,usia muda adalah waktu tepat untuk mengisi suaranya dengan aneka jenis burung mastaer. Disinyalir daya tangkap alias kemampuan untuk menirukan suara burung pentet saat usia belia jauh lebih tinggi ketimbang yang sudah berumur...

Cara untuk menghindari pentet yang liar
1. taruh di tempat yang rame
2. sering2 di mandiin klo bs sampe basah kuyup lalu di jemur
3. kasih jangkrik(kaki yang tajamnya di copot) 1-2 di tempat mkn pisahkan
dengan tempat makan voer klo belom makan voer(voer di campur kroto di
kasih air tapi jangan terlalu basah)
4. klo sdh biasa makan jangkrik,coba di kasihnya pake lidi....
5. klo sdh mo pake lidi,skr coba klo habis mandiin kasih jangkrik pake tangan...

download suara burung pentet
nih webnya : http://rapidshare.com/files/.../Kicau_Burung_Cendet_Spesial_.mp3... klik az disini...

SUARA UNTUK MASTERAN PENTET...
Yang bisa buat master suara pentet adalah lovebird (cari yang speed rapat dan panjang), belalang (speed jangan terlalu rapat), celilin (hati-hati waktu memaster dgn celilin karena volume nya yg keras bisa membuat mental pentet down), burung gereja kawin (ini cukup ngetrend akhir2 ini), pelatuk, jangkrik,cucak cungkok. Untuk kutilang, tidak bisa sembarangan kutilang, mesti cari yang suaranya 'brebet' terus, jangkrik, burung gereja, pelatuk,tengkek,pancawarna,robin,cililin,murai air,dan cucak jenggot
atau burung lainnya yang dianggap paling sesuai dengan karakter pentet yang dimiliki.....

BIAR CEPET GACOR...

Perlakuan perawatan burung penthet/Cendet..
Paling gampang peliharanya asal kenyang saja sudah bisa bunyi....
Pakan Poer (tidak usah yang mahal-2), Jangkrik 4 ekor saja, Ulat honggkong bisa 1 sendok teh. Pemberiannya bervariasi saja, kroto 2 atau 3 kali sekali.....
Mandi jemur harus rajin.
Pagi hari keluarkan burung/buka krodong terus diangin-2kan sekalian disajikan ulat hongkong, lalu di jemur ± 2 jam.... sebelumnya semprot (spray) sebanyak 2 galon biar sampai basah kuyup. baru di jemur. setelah selesai jemur mulai pemberian jangkrik 2 ekor dulu kalau habis baru pemberian 2 ekor kembali,
Cara penyemprotannya jangan sembarangan.... kita coba spray dari depan, dari atas... cari burung yang senang aja...




perawatan pentet semasa mabung

Masa mabung merupakan suatu masa yang cukup menyengsarakan buat burung, karena pada masa itu bulu burung akan berganti, dan pori-2 burung akan membesar dan burung akan sangat peka terhadap perubahan cuaca yang ekstreem, namun pada masa mabung merupakan saat yang tepat bagi burung untuk mentransfer suara (memaster suara) burung lain.
Berikut cara perawatan cendet pada saat mabung.

- Tempatkan cendet dalam sangkar yg cukup besar
- Jangan dimandikan, sangkar perlu dibersihkan setiap hari. Sangkar perlu dibersihkan untuk mengurangi pencemaran akibat bakteri/kuman yg tersisa dari kotoran burung atau sisa-sisa makanan.
- Jemur/hangatkan cendet tsb dalam kerodong selama kurang lebih 1 jam pada saat terik matahari, jangan berlebih.
- Kurangi EF, usahakan makan voor sebanyak mungkin. Ini untuk menghindari terjadinya kegemukan pada burung tsb. Setelah proses perontokan bulu burung dan bulu mulai tumbuh, perlahan-lahan baru mulai ditambahkan EF.
- Tetap berikan vitamin2, semisal vitamin C, B dan D (tidak perlu spesifik dalam vitamin khusus burung, melainkan bisa dipakai vitamin2 untuk manusia dengan kadar yang harus disesuaikan)
- Tempatkan burung dengan masteran yang sesuai dengan karakter burung tsb. Semisal burung tsb mempunyai kecenderungan melantunkan kicauan dengan speed yg rapat, maka Anda perlu pula mencarikan master yang sesuai dgn karakter burung tsb. Ingat, jangan sampai salah dalam melakukan pemilihan master, ini bisa berakibat fatal pada tampilan burung tsb nantinya
- Setelah semua bulu 'mentok', maka Anda sudah bisa mulai menjemurnya dengan intensitas yang menaik secara perlahan
- HANYA adu burung minimal 1 bulan setalah bulu tumbuh komplit dan sudah dilakukan penjemuran.
(Duta Ong Red.)


Pentet tergolong burung yang cukup lama rontok urutan kedua yang sebelumnya urutan pertama dipegang oleh anis merah. Bagi pemilik pentet yang piyikan ,kita dapat menunggu sampai masa mabung berlalu sendirinya, namun bagi kita yang berorientasi pada pemasteran,perawatan dan ekstra fooding tentu harus tetap diperhatikan.

Hal tersebut penting karena jika kita atur sejak dini maka akan berakibat fatal dikemudian harinya jika telah dewasa.Contohnya udah banyak sekali dan dapat kita lihat di lingkungan kicaumania sendiri.Ada yang waktu piyikan abis rontok pertama gacor tapi setalah itu cuman diem seribu basa dengan badan yang gemuk dan salto tidak karuan.

Bagaimana solusinya ?
Pertama ,rawatlah burung piyik anda seperti pada alam nya,pemberian makan yang wajar2 saja,mandi jemur dilakuakan seminimal mungkin ,karena kondisi burung masih piyik,pemberian ekstra fooding juga jng terlalu digenjot abis karena akan berakibat fatal walaupun tidak semuanya,karena emang kondisi setiap penerimaan burung dan adaptasi satu dengan yang lain nya berbeda2.Kemudian dapat kita sampaingan dengan burung2 master sesuai harapan kita,mumpung masih muda master dr awal apa salah nya.

Kedua posisi stelah piyik atau remaja,kita mulai atur tuh,dr ekstra fooding mandi jemur,mulai kita tata kembali perlahan2 agar membuah kan hasil yang maksiamal seperti harapan kita.
Contoh pada masa tersebut si burung biasa nya kita setel jangkrik satu kroto 2 hari sekali dengan takaran secendok teh,ulat hongkong 2 ekor.Dengan masa penjemuran cukup 2 jam karena jika lebih akan mempengaruhi mata dan kondisi si burung.mata cepet buta dan bulu cepet kusam.Untuk ukuran mandi bisa 2 kali sehari,karena pentet adalah burung panas,yg dibutuhkan dia adalah panas terik matahari.

Ketiga,jika kita telah lakukan hal itu semoga dalam kurun waktu si burung dewasa atau udah siap kita tinggal memmantau saja apa yang kurang dan lebih kita dalam merawat,sehingga dalam masa dewasa tersebut si brung cepat beradaptasi dengan mudah dan tidak kaget jika kita rubah perawatan nya karena emang si burung sudah kita stel dr semula.
contoh kita kasih jangkrik 2 pagi 1 sore,mandi 2 kali sehari atau nggak sehari sekali tergantug keadaan si burung jika birahi ya bisa kita tambhkan.ulat hongkong kasih 3 ekor sehari jika labih akan cepat birahi si burung kasih saja waktu mau turun ke lapangan pemberian lebih nya.untuk kroto sekali sehari secendok teh karena menunjang aktifitasnya secendok teh bisa disesuaiklan jika kelbihan akan membuat si pentet gemuk,karena kroto banyak mengandung lemak.kemudian full kerodong,dengan burung master samping kanan kiri untuk memperjelas tonjolan2 apa yg mau dibawakan.
memilih pentet yang bagus
Pemilihan Bakalan Pentet
Perawatan sebagus apapun dan dari mana asal pentet tidak akan membawa hasil yang maksimal kalau pentet tersebut memang tdk mempunyai trah atau karakter tempur yang mantab (Genetik). Oleh karena itu ada beberapa hal yang dapat diperhatikan
Potensi ngoceh tanpa henti bisa dilihat dari perawakannya. Pilih burung berkepala besar dan membulat (kebalikan dari AM). Diyakini pertanda burung pintar.
Perhatikan juga bentuk dan ukuran paruh. Utamakan pentet dengan paruh tebal dan panjang, yang sudah pasti harus tampak proporsional dengan kepala dan ukuran tubuh.
Paruh tebal dan tampak kokoh menandakan burung bisa membawakan lagu dengan tembakan dan volume keras. Sebaliknya bila paruh terlihat pipih, cendrung ngerol (bila ngerol volume suara akan lebih kecil karena di butuhkan udara/nafas lebih lama),
Pentet bertubuh pipih memanjang memiliki kebiasaan nagen saat bunyi, terlebih lagi apabila warna dada putih bersih dan kaki kokoh mencengkram tangkringan.Itu menandakan pentet punya mental tanding yg oke serta gaya tarung yang anteng.
(Rechten Red.)

Untuk pemilihan calon bakalan pentet, sebagai acuan dapat digunakan petunjuk dibawah ini :
- paruh dipilih yang besar, tebal dan kokoh ini menunjukkan pembawaan lagu cenderung tembakan dan volume keras kalo pipih cenderung ngeroll tapi suara tembakan kurang
- bentuk kpala sperti yang pernah saya informasikan.
- Kaki cari yang kokoh dalam memijak dan tegap
- postur cari yang ramping cenderung nagen saat bunyi, hindari postur botol ato bulet cenderung lari-larian.
- Warna hitam dikepala cenderung pekat menandakan laki-laki klo bisa yang besar.
(soponyono red.)

Atau

* Dengan melihat kondisi fisiknya. Cendet yg rajin berkicau memunyai ciri bermata jeli, tdk buta, bersih, dan berbulu rata serta agak mengkilap.
* Gerakannya gesit, duburnya bersih dr kotoran, serta organ kanan dan kirinya seimbang
* Bakalan yg baik HARUS berbadan TEGAP, sayap berkesan kokh dan rapi, serta tidak cacat kaki, paruh, dan ekor tdk rusak, serta paruhnya juga baik.
* Cari Cendet/pentet yg bentuk KEPALA nya sedikit lbh besar, bentuk bulat, dan bagian atasnya datar. Ciri ini merupakan ciri Cendet jantan yg baik.
* Suara/Volume cari yg mempunyai bakat volume suara yg keras.
* Mempunyai bakat alami (mental) yg baik.
* Lihat penampilan fisiknya, yg secara umum harus simetris antara kanan dan kiri serta tdk cacat, misal matanya, ekor bengkok atau kaki pendek sebelah. Jika berdiri badannnya harus tegap dg dada berkesan lebih besar. Jika berdiri HRS tegap dan gagah. Bila tdk berarti staminanya menurun atau tdk agresif utk berkicau. Kegagahannya juga termasuk dalam kriteria lomba. Oleh krn itu bila memilih cendet carilah yg gagah dan tegap bila berdiri. Bisa dipastikan cendet yg demeikian memiliki mental kicauan yg bagus.

burung pentet
Burung pentet adalah salah satu hewan unggas dari jenis burung yang semakin banyak disukai oleh para kolektor burung karena karakternya yang unik. Hewan satu ini memiliki keunggulan yaitu mempunyai suara yang mudah meniru burung dari jenis varietas lain.

Pentet sendiri adalah salah satu burung lokal (atau disebut pinggiran) karena pengembangbiakannya tersebar di pulau Jawa. Untuk yang berasal dari daerah Madura, warnanya didominasi oleh warna hitam. Sementara untuk yang berasal dari belahan barat, biasanya hanya separuh bagian dari kepala yang berwarna hitam.

Makanan pentet sama dengan sebagaimana jenis lain, salah satunya adalah dengan makanan yang biasa dibeli di toko-toko yang menjual makanan burung. Selain itu, sebagai alternatif bisa diberikan beberapa jenis hewan seperti kroco, ulat kongkong, dan ulat putih. Kroco adalah sejenis smut yang diambil telurnya, namun perhatikan supaya tidak diberikan yang telah berwarna kehitaman atau pecah. Biasanya yang seperti ini bisa membuat burung sakit atau mati karena bakteri.

Pentet termasuk salah satu burung yang sulit dimandikan, oleh karena itu ada baiknya bila Anda "membersihkannya" dengan cara menyemprot burung tersebut dengan air dari dalam selang atau spray. Namun hati-hati, seandainya menggunakan selang, jangan sampai pancaran air yang disemprotkan terlalu keras yang malah bisa mengakibatkan burung tersebut terluka.

Cara memilih dan merawat burung murai bakalan

Kamis, 07 Juni 2012

Bagi para new comer atau pemula inilah Tips Memilih Burung Murai Batu. Seperti yang kita ketahui Murai batu merupakan salah satu burung yang “terkenal dan naik daun” dikalangan penggemar burung berkicau.

Hal ini dikarenakan selain suara kicauannya yang merdu Murai Batu identik dengan Ekornya ( panjang ) yang memikat, dan mempunyai gaya tersendiri di saat ‘ bertarung ’ dengan murai batu jantan yang lain.

Dengan ekor panjang yang di kibas-kibaskan keatas kebawah diiringi kicauan yang merdu memang sangat memukau bagi para penggemar burung berkicau.

Ciri umum yang dimiliki oleh burung murai adalah :

    Ekornya yang panjang, bahkan lebih panjang dari badannya
    Warna badan, kepala, sayap, paruh, dan ekor hitam mengkilap.
    Bulu dadanya berwarna coklat kemerahan.

Banyak yang beranggapan bahwa burung murai yang paling baik adalah burung murai yang berasal dari Sumatra, diantaranya berasal dari Aceh Atau Nias dan Medan, ( akan tetapi mayoritas pecinta burung murai lebih menyukai burung murai yang berasal dari Medan karena mempunyai ciri khas yaitu mempunyai ekor yang panjang ), Karena cerdas, dapat dilatih dengan variasai ocehan yang lebih banyak, kualitas suara yang lebih merdu, gaya bertarung yang “keren“. Ocehannya lebih bervariasi, kalo dalam bahasa kicau mania sering di sebut ngerol.

Murai relatif lebih mudah dipelihara

Jika dibandingkan dengan burung kicauan lain saingannya yaitu anis merah. Banyak orang memililih membeli Murai Bakalan (dalam arti tangkapan hutan, belum terlatih)  kemudian merawatnya, karena harga yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan murai yang sudah ‘jadi’ alias sudah terawat, terlatih, dah siap dinikmati kicauannya.

Tidak salah apabila membeli murai bakalan, karena memang harganya relatif lebih murah. Namun bagi beberapa orang yang masih pemula, biasanya mengalami kesulitan dalam memilih burung murai bakalan ini. Karena kita tidak tau bagaimana kualitas burung tersebut (tentu saja kicauannya karena burung berkicau yang dinikmati adalah kicauannya, dan murai bakalan belum mau berkicau). Berikut akan saya ceritakan sedikit pengalaman dari teman-teman kicau mania, bagaimana cara memilih murai batu bakalan.

Karena murai yang kita hadapi adalah bakalan, dan belum mau berkicau, maka salah satu cara untuk mengidentifikasi kualitasnya adalah:

    Dengan mengamati bagian-bagian tubuhnya.
    Usahakan cari yang berkaki hitam, karena biasanya memiliki mental yang bagus.
    Hindari murai batu yang memiliki warna kuku kelingking yang berbeda, karena biasanya memiliki sifat suka down saat di trek.
    Pilih yang berekor panjang, tidak terlalu tebal, dan menyatu.Karena akan nampak indah jika dimainkan saat burung di trek.
    Hindari murai berekor cabanga atau gunting, karena memiliki mental yang kurang bagus. Kenapa harus diperhatikan mentalnya? Burung murai adalah burung petarung, jadi mental sangat berpengaruh pada penampilannya.
    Jika dipegang menjerit keras dan berusaha mematuk-matuk tangan kita, merupakan salah satu indikasi bahwa ia memiliki mental yang berani.
    Perhatikan matanya, hindari yang memiliki semacam bercak putih, karena bisa jadi itu merupakan pertanda awal katarak. Katarak berpeluang besar menyebabkan kebutaan.
    Bagaimana dengan usia? Burung muda memiliki kesempatan ‘berkarir’ lebih banyak. Amati rongga mulutnya. Semakin pekat warnanya semakin tua usia burung tersebut.
    Kepala ceper, leher besar dan panjang, paruh sedang, garis hitam di dada agak keatas, usahakan yang setara dengan sayap, ekor tidak terlalu panjang, usahakan yang melengkung dari pangkal.
    Kretekannya keras dan padat. Merupakan pilihan yang bagus jika membeli murai bakalan. Hanya ini yang saya tau, dan yang bisa saya gunakan untuk berbagi.
    Pada Bagian ekor ada bulu warna putih lebih bagus
    Yang Pasti memilih murai batu bakalan pertama adalah yang sehat ditandai dengan banyak makan, bulu tidak kusam, mata terlihat cerah, gerakannya ringan dan tidak lasak alias tabrak sana-sini.

Sedangkan Cara memelihara burung yang baru ditangkap alias bakalan adalah :

    Jangan langsung dimandikan
    Jangan dikasih jangkrik
    Jangan dijemur
    Beri minuman vatamin Bplex
    Beri Kroto secukupnya yg dicampur
    Beri kerudung pada kurungan
    Tempatkan burung di ruangan yang bersuhu hangat.
    Telaten

Jadwal lomba dan latihan burung di Jakarta

Senin, 04 Juni 2012


Jadwal lomba dan latihan burung di JAKARTA SELATAN
Latber tiap hari Sabtu dari jam 12-selesai, Pelaksana Cinere Enterprise, di Jalan Pepaya Jagakarsa. (Wildan Wijaksana).

JAKARTA TIMUR
Perum Menteng Metropolitan Latber tiap hari Rabu jam 14.00-selesai (Naruli Paneru).

JAKARTA TIMUR

Setiap hari Kamis Latber diselenggarakan oleh Pasar Burung Pramuka Enterprise, Jakarta, dari pkl 14.00 > selesai. Lokasi seberang pasar burung Pramuka (samping pom bensin) Jakarta Timur. (Sumber informasi Wahyudin Noor)
Jakarta Barat, Pasar Patra Tomang, tiap Rabu dan Sabtu Jam 14.00. (sumber Rahmat Muhammad).

semoga bermanfaat bagi anda kicau mania...thankkss

Berikut ini ada beberapa tips untuk memilih burung pleci

Minggu, 03 Juni 2012

Burung Cici Kacamata Secara Umum

Berikut ini ada beberapa tips untuk memilih burung pleci atau cici kacamata yang bagus secara umum di mata pecinta hobi burung.

Tips ini bisa di jadikan pedoman atau sebagai bahan pertimbangan jika nanti pada saat anda ingin membeli burung pleci.

Sedikit yang akan saya sampaikan disini yaitu tips memilih burung pleci ini, mungkin tidak harus dijadikan patokan akan tetapi jadikan sebagai bahan pertimbangan dari yang lain.

Salah satu tips atau cara memilih burung pleci ini sangat sederhana, mungkin sama dengan yang lain yaitu burung sehat, bulu rapih dan tidak cacat fisik serta burung yang agresif.

Berikut ini bisa anda ambil secara umum tentang cara mencari pleci yang bagus dan cepat gacor atau ngoceh, diantaranya:

  • Pilih warna bulunya yang cerah tidak kusam
  • Pilih Paruh yang agak tebal dan panjang
  • Pilih Postur tubuh burung yang proposional tidak kecil akan tetapi cukup bagus
  • Pilih burung yang ekornya yang mengumpul jadi satu tidak menyebar
  • Dan Pilih alis berwarna putih yang tebal
 Beda Pleci Jantan dan Pleci Betina:

Pleci Jantan, ciri – cirinya secara umum  ialah:

1. Ekor lebih panjang dan berbentuk ” V ”
2. Biasanya paruhnya panjang dan agak tebal
3. Kepala besar
4. Bola mata besar dengan garis melingkar kacamata yang putih solid dan lebih tebal
5. Postur badan lebih panjang proporsional



 Pleci Betina, ciri-cirinya secara umum ialah :

1. Biasanya Postur badan cenderung berbentuk bulat lebih pendek
2. Kepala lebih kecil
3. Bola mata ukuran normal dan alis mata dengan atau melingkar kacamata yang lebih tipis dan tidak solid
4. Ekor lebih pendek dengan ujung ekor yang rata
5. Paruh umumnya lebih pendek dan tipis


Itu saja gambaran secara umum cara memilih Pleci jantan dan Betina.

Jadi jika agan mau mencari burung pleci yang bagus, anda bisa pakai tips – tips ini sebagai bahan pertimbangan dan pada akhirnya saya kembalikan kembali kepada anda, karena tidak mutlak yang saya tulis ini benar karena adakalanya tidak sesuai dengan dilapangan, tapi tips memilih burung pleci ini secara umum yang pernah saya ketahui.

Makanan burung pleci ini sangat ringan dan tidak merepotkan, karena makan utamanya adalah buah-buahan seperti kersen, pisang dan pepaya serta kroto dan jangkrik dan juga untuk poernya berilah poer yang lembut dan tidak kasar.

memilih bakalan kacer juara

Sabtu, 02 Juni 2012

Memilih Bakalan Yang Bagus
Tekun Dan Sabar Dalam Merawat Dan Melatih
Adalah Kunci Sukses Mencetak Kacer Yang Berprestasi
1. Memilih Bakalan Kacer Dan Membedakan Jenis Kelaminnya
Untuk mendapatkan bakalan  yang berkelamin jantan, ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan patokan. Pertama, pilihlah yang matanya besar dan menonjol. Kedua adalah dengan mengamati cara berdiri, pilih yang berdiri tegak. Ketiga, carilah yang bentuk paruhnya tebal dan lancip seperti bentuk buah belimbing (bakalan kacer seperti ini diyakini mempunyai suara yang keras). Keempat, sebaiknya cari body yang bentuknya panjang seimbang dan bentuk kepala datar (papak). Kelima, warna bulu kacer  yang berkelamin jantan diyakini mempunyai warna yang lebih tegas dan gelap dibanding warna bulu pada betina.
Terakhir, kalau kita sudah terbiasa melihat dan membandingkan bakalan kacer jantan dengan betina, maka akan terlihat dengan jelas bahwa body  bakalan kacer betina cenderung bulat (dari bagian antara leher dengan dada hingga perut membentuk huruf “C”) sedangkan bakalan kacer jantan lebih rata. Satu hal lagi berdasarkan pengalaman saya, carilah bakalan kacer yang warna bulu putih dikedua pipinya lebih sedikit, ini biasanya mental tempurnya lebih bagus. Semua kriteria diatas hanya berlaku untuk kacer bakalan yang belum bunyi, baik ngeriwik maupun ngeplong.
2. Tips Dasar Perawatan Burung
Dalam hal merawat burung ocean pasti tidak lepas dari perawatan mandi, jemur dan pemberian EF (Extra Fooding) yang pas secara teratur dan bila perlu ditenggar. Mengenai porsi dari masing-masing perawatan (mandi,jemur,EF,tenggaran) secara pasti tidak ada ketentuan, karena yang diharapkan dari perawatan burung kicauan adalah bagaimana agar mampu bekerja di arena lomba secara maksimal dan juara bukan sekedar hidup dan gacor.
Sekedar tips untuk dasar perawatan burung khususnya kacer, saya akan mengutamakan masalah porsi EF, karena masalah mandi, jemur, tenggar bagi burung kacer tentunya para kicau mania bisa mengamati secara langsung pengaruh dari porsi mandi, jemur dan tenggar tersebut. Misalnya mandi pagi/ sore/ malam yang mau kerja maksimal yang mana, kemudian jemur 1/ 2/  3/ 4 jam / seharian yang bikin kerja maksimal yang mana dan tenggar 1 minggu 1/2/3/4 hari atau 1 minggu full tenggar mana yang mau kerja maksimal. Jika stelan porsi dari mandi,jemur dan tenggar sudah pas maka tinggal setting EF nya.
EF untuk kacer yang wajib adalah jangkrik pagi 5 ekor sore/malam habis mandi 5 ekor dan bisa ditambah keroto 1 sendok tiap hari atau 1 minggu 3x tapi untuk kroto tidak wajib bisa diberikan bisa tidak, melihat kondisi burung kalau sudah kelihatan fit tentunya kroto tidak usah diberikan karena dikhawatirkan bisa memicu birahi yang berlebihan bagi burung kacer yang berakibat tidak baik, tapi ada sebagian kicau mania kacer yang memberikan EF full kroto tanpa jangkrik untuk kacer jagoannya itu semua sah-sah saja karena mungkin dengan perlakuan seperti itu burung kacernya mau kerja maksimal.
Bagi burung petarung tentunya full krodong yang berguna untuk mengistirahatkan burung agar tidak terlalu banyak bunyi dan gerak sehingga menguras tenaga, jangan lupa tempel dengan burung master yang cocok untuk kacer anda, karena banyak kasus burung ditempel master jenis burung tertentu malah birahi dan tidak mau kerja jadi cermatilah dalam hal menempel master untuk burung jagoan anda. Dan yang terakhir untuk tempat istirahat harian usahakan yang tenang ini berfungsi agar burung tidak stress akibat lingkungan sekitar.
Itu semua adalah tips dasar perawatan burung khususnya kacer tapi tidak menutup kemungkinan para kicau mania kacer punya sistim perawatan yang lain karena bagaimanapun setiap burung mempunyai karakter, suara, gaya, dan tingkat kecerdasan yang berbeda. Akhirnya kondisi terbaik bagi kacer jagoan kita kembali pada diri kita sendiri sejauh mana kita memahami karakter burung kacer jagoan kita.
3. Tips Bila Kacer Anda Terlalu Birahi
Menurut para pakar Burung Kacer bahwa Kacer yang terlalu birahi akan mengurangi penampilannya ketika di lombakan. Ciri-ciri Kacer yang terlalu birahi yaitu sering bergerak ke samping sangkar sambil mematuki sangkar (ngeruji) atau biasanya bertingkah tapi tidak bunyi sama sekali (mbagong/mbedesi).
Tips untuk mengurangi birahi pada Kacer kesayangan Anda yaitu dengan merubah pola perawatan, yaitu porsi mandi ditambah porsi jemur dikurangi porsi tenggar ditambah untuk masalah porsi EF bisa dikurangi secara bertahap dari kebiasaan, misalnya porsi jangkrik bisa dikurangi tiap hari 1 ekor sampai kondisi birahi kacer kelihatan berkurang dan tentunya pengurangan porsi jangkrik harus dihentikan, untuk porsi pemberian kroto untuk sementara bisa dihentikan. Jika penampilannya masih tetap kurang maksimal, bisa dicoba pemberian menu jangkrik dihentikan dan menu wajibnya diganti kroto dimulai dari porsi paling sedikit kemudian ditambah secara bertahap. Biasanya cara ini cukup manjur dan sudah banyak terbukti oleh para mania kacer.
Untuk kacer yang kondisinya terlalu birahi sementara waktu diistirahatkan/ diasingkan itu lebih baik, dan kalau bisa dimasukkan kandang umbaran dengan mengontrol porsi EF nya sampai kondisi kelihatan normal kembali, dan bisa dicoba latihan jangan dilombakan dulu karena untuk menangani kacer (mbagong/mbedesi) dibutuhkan ekstra kesabaran bagi perawatnya. Menurut petuah dari Mbahnya Mania Kacer “ kalau ingin kacer jagoan anda Berjaya kembali, maka bersabarlah menghadapi kacer (mbedesi/mbagong) niscaya kacer jagoan anda akan kembali Berjaya “ kalau tidak sabar bukan kejayaan yang kita dapat, bisa-bisa kacer jagoan kita akan pindah tangan dan tentunya kita akan kesulitan cari gantinya, ya nggak …. !!!
4.   Mempersiapkan Burung Kacer Untuk Turun Lomba
Disamping pemberian pakan utama dan pakan tambahan seperti Voer dan Extra Fooding (jangkrik,ulat hongkong,ulat bambu,kroto), pemberian multivitamin dan mineral juga sangat penting. Vitamin dan mineral dibutuhkan dalam skala kecil, tetapi apabila kebutuhan akan hal ini tidak terpenuhi, akan berakibat fatal, Misalnya : gampang terserang penyakit, kelumpuhan, sakit yang berkepanjangan dan menyebabkan kelainan yang menyimpang. Pilihlah multivitamin dan mineral yang memang sudah di format dan dikemas khusus untuk burung. Berikan dosisnya secara tepat dan bijaksana kepada burung secara rutin pada setiap interval waktu tertentu.
Sekedar tips untuk menyiapkan burung kacer ke lomba, disini saya hanya mengutamakan faktor pengkondisian psikologis sebelum burung bertarung di gantangan. Karena untuk burung jagoan tentunya perawatan harian untuk mengkondisikan agar burung tetap fit selalu dilakukan tiap hari jadi hanya faktor psikologislah yang harus diperhatikan, misalnya burung yang mau dilombakan harus diistirahatkan ditempat yang tenang dan ditempel master yang cocok jangan sampai menjelang lomba burung dikagetkan oleh sesuatu yang bisa membuatnya stres, mulai hari jum’at segala aktifitas burung harus dikurangi seperti porsi penjemuran dan tenggaran ini dilakukan agar tenaga tidak banyak terkuras. Porsi EF bisa ditambah sampai didapat kondisi yang maksimal untuk bertarung, untuk porsi mandi bisa ditambah atau dikurangi melihat kondisi burung tentunya ini hanya perawatnya yang lebih tau.
Faktor pengkondisian psikologis berlaku dari mulai dalam perjalanan sampai perlakuan saat di lapangan sebelum burung naik digantangan untuk bertempur dan biasanya saat di lapangan (waktu menunggu jadwal lomba) sebaiknya cari tempat yang tidak ada atau tidak banyak burung sejenis karena jenis kacer adalah burung fighter kalau terdengar bunyi  kacer lain pasti ikut bunyi dan ini dikhawatirkan akan mengurangi tenaga dan daya tempur kacer jagoan kita. Dan jangan lupa sebelum kacer jagoan kita bertempur sebaiknya dikasih EF seperti jangkrik/kroto/ulat honggkong, untuk porsi disesuaikan dengan kondisi dan kebiasaan ini dilakukan karena mungkin selama perjalanan sampai ditempat lomba, burung merasa lapar dan terkuras tenaganya sehingga perlu diberikan EF supaya kenyang dan berfungsi sebagai pendongkrak stamina agar saat tampil diatas gantangan mampu bergoyang sambil bernyanyi dengan mengeluarkan tembakan-tembakan yang ampuh untuk melumpuhkan lawan.
Itu semua adalah settingan/ stelan sebagai usaha agar kacer jagoan kita mampu bekerja dengan maksimal, tentunya hasil juara atau tidak biarkan burung yang berbicara. Dan akhirnya apabila settingan/ stelan bisa tepat dan seimbang sesuai dengan karakter burung, maka burung akan bekerja secara optimal. Maka dari itu, kenali dan pahamilah tipe/ karakter burung kacer jagoan anda agar bisa bekerja secara maksimal dan mampu bersaing dengan lawan dan tujuan akhir JUARA tentunya.
Mudah-mudahan ini bermanfaat dan dapat menjadi masukan khususnya kicau mania kacer, dan barangkali ada masukan yang lebih baik anda bisa share dalam komentar tentunya ilmu dan pengalaman anda akan bermanfaat bagi kicau mania yang lain.
 
| Powered by Blogger.com.